SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA PONDOK PESANTREN BADRU ULUM
DESA LAWE PENANGGALAN KECAMATAN KETAMBE
KABUPATEN ACEH TENGGARA
Pada tanggal 8 agustus 1985 M bertepatan
dengan tanggal 21 Dzulqa’idah1406 H didirikanlah pondok pesantren Badrul Ulum
Pada awalnya tempat belajar dilakukan di meunasah/mersah desa Lawe Penanggalan
dengan jumlah pelajar sebanyak 10 orang.
2 (dua) tahun kemudian yakni pada tahun
1988 seluruh kegiatan pondok pesantren dipusatkan dilokasi saat ini pesantren
berada. Seiring dengan perkembangan zaman pada tahun 1990 mulailah berkembang
dengan datangnya tamu-tamu silih berganti baik dari daerah,provinsi, pusat bahkan
tamu dari mancanegara.
A. Usaha Yang ada saat ini
1. Bidang Pendidikan Pesantren Badrul Ulum
a. Pada tahun 1994 s/d 2006 didirikan
berbagai jenjang pendidikan mulai dari RA/TK, MIS, MTs, SMP, MAS dan SMK Teknik
Komputer dan Jaringan dimana sampai saat ini jumlah siswa/I berfluktuasi
(berfariasi)
b. Jumlah Pelajar saat ini 360 an orang
untuk seluruh jenjang pendidikan
c. Jumlah Tenaga Pendidik saat ini 50 orang
2. Bidang Usaha Yang Dimiliki Pesantren
Badrul Ulum
a. Pada tahun 1996 dirintislah usaha ternak
sapi/lembu dan kambing untuk kebutuhan aqiqah dan qurban.
b. Pada tahun 1997 didirikan koperasi
Al-Muntaha
c. Pada tanggal 1 januari 2012 lahir pula
CV. Ashabina yang bergerak dibidang jasa yaitu ; General Kontaktor, Angkutan
Darat, Distributor, peragenan, serta Travel Haji dan Umroh.
B. Pendiri Pondok Psantren Badrul Ulum
Pondok Psantren BadrulUlum didirikan oleh
Tgk. Udin Syamsudin dan dibantu oleh ; Busah Arifin, Aman Rus, Aman Amir, Tgk.
Sulaiman Arifin (Pak Guru), Aman Jeriah (pada saat itu Pengulu Desa Lawe
Penanggalan), Aman Manaf, Aman Busah, Aman Iyar, Aman Jemrin Tgk. Aman Ru,Aman
Serah, Manaf Aman Nurmani dan Semua Tokoh Masyarakat Kecamatan Ketambe pada
saat itu.
C. Pendidikan dan Pengalaman Pendiri
1. Tahun 1967 s/d 1970 Belajar di Psantren
Darul Iman Kecamatan Bambel
2. Tahun 1970 s/d 1973 Belajar di
Al-Washliyah Medan Sumatera Utara
3. Tahun 1978 s/d 1985 Belajar di Psantren
Dasussa’adah Aceh Selatan
4. Tahun 1986 s/d 1994 belajar dan mengajar
diberbagai tempat pendidikan di Malaysia
5. Tahun 1988 s/d 2012
Pengisi/Penceramah/Mubaligh diberbagai tempat ibadah seperti ;musolla-musolla,
Masjid-masjid, lembaga-lembaga pemerintahan, lembaga-lembaga pendidikan, dirumah-rumah,
diberbagai daerah aceh Tenggara, Gayo Lues, Medan Sumatera Utara, Riau, Padang
Sumatera Barat dll.
6. Tahun 2000 s/d 2012 aktif di bidang
partai politik
7. Tahun 2001 s/d 2012 aktif dalam bidang
organisasi kemasyarakatan
8. Tahun 2002 s/d 2005 Belajar Ilmu Tariqat
di Besilam Langkat Sumatera Utara
D. Kegiatan Rutin Pesantren Badrul Ulum
1. Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan
setiap tahun secara akbar/Besar-Besaran yang menghadirkan para mubaligh dari
berbagai daerah dan dihadiri seluruh lapisan masyarakat Aceh Tenggara
2. Ulang Tahun Pesantren Badrul Ulum
Diperingati Setiap tahunnya dengan mengadakan berbagai kegiatan perlombaan dan
kegiatan social
3. Pengiriman pelajar berprestasi ke
Berbagai pesantren, Perguruan Tinggi diseluruh Indonesia, dimana ampai saat ini
sudah mencapai ratusan pelajar.
4. Para pelajar alumni yang telah lulus
sarjana ada yang bekerja dipemerintahan, instansi-instansi swasta dan banyak
pula yang mengabdikan diri di Pesantren Badrul Ulum ini.
E. Hubungan Eksternal/Luar
1. Hubungan dengan pemerintahan baik Daerah,
Provinsi, Pusat bahkan Mancanegara telah diupayakan dan telah terlaksana
hubungan yang harmonis dan sampai saat ini belum pernah mengalami hambatan,
konflik dan rintangan.
2. Perhatian Pemerintah baik Pemerintah
Daerah, Provinsi dan Pusat telah dirasakan. Mulai dari tempat mandi, pondok
peristirahatan santri, tempat belajar dari mulai gubuk kayu sampai dengan
gedung permanen yang siap digunakan dan dihuni
3. Pengembangan usaha lain akan selalu di
upayakan dan akan ditingkatkan untuk menuju kesejahteraan para pendidik dan
kehidupan jama’ah
F. Silsilah
Jumlah Bersaudara Pimpinan Pondok Pesantren Badrul Ulum :
1. Dari Pihak Laki-laki
(Abuya)
8
Bersaudara, 6 Saudara Laki-laki dan 2 Saudari Perempaun :
a. Tgk. ABD.
KARIM SABA: Bertempat tinggal di Medan ( Sumut ).
b. KAMISAH: (Inen
Hamidah) Bertempat tinggal berpindah-pindah mulai dari Desa Berandang pindah ke
Desa Liang Pangi Daerah Tanah Karo, kemudian di Belang Kejeren, sekarang
bersama-sama tinggal di Desa Seldok / Lawe Penanggalan.
c. Tgk. UDIN
SYAMSUDIN : Pimpinan Pondok Pesantren Sekarang ( Abuya )
d. Tgk. IBNU ALI :
Bertempat tinggal di Lubuk Pakam (Sumut)
e. ARFAH :
Bertempat tinggal di Desa Asal ( Berandang )
f. JAKIRUDIN :
Bertempat tinggal Desa Tamak Bintang
g. Tgk. SULAMAN BAHRI :
( Aman Musai ) Bertempat tinggal di Desa Lawe Penanggalan.
h. Tgk. SIRAJUDIN ABBAS
: Anggota Da’i Perbatasan ( Dinas Syari’at Islam ) Bertempat Tinggal di Desa
Asal ( Berandang ).
2. Dari Pihak Perempuan
( Umi )
8 Bersudara, 4
saudara Laki-laki dan 4 Saudari Perempuan :
a. M. ALI ( Alm
) : Bertempat tinggal di Desa Marpunge Kecamatan Putri Betung Gayo Lues
b. NURMAH ( Inen Unus )
Alm.
c. SELISAH (
Umi Aris )
d. ARIMAH (Inen Pitri )
: Bertempat tinggal di Desa Likat
e. JULKARNAIN :
Bertempat tinggal di Bekasi PNS Jawa Barat
f. SENIMAH :
Bertempat tinggal di Malaisyia berkeluarga di Sana sekarang sudah mempunyai
Anak empat orang.
g. Tgk. Yusup :
Bertempat tinggal di Desa Lukat
h. SYAMSIR ( Aman Ipin
) Bertempat tinggal di Desa Likat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar